Baznas dan Pemkab Garut Tetapkan Zakat Fitrah Rp 30 Ribu Per Orang

  • Whatsapp
Ketua Baznas Garut Rd Aas kosasih
banner 468x60

BISNISGARUT.COM– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Pemerintah Kabupaten Garut sudah menetapkan besaran zakat fitrah pada Ramadan tahun ini sebesar Rp30 ribu per orangnya.

Penetapan besaran zakat fitrah ini merupakan hasil rapat koordinasi antara Baznas, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kantor Kemendag dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

“Hasil musyawarah itu ditetapkan harga beras untuk zakat fitrah ini satu kilogramnya Rp12.000. Jadi kalau diuangkan itu Rp30.000 per orangnya, karena perorangnya 2,5 kilogram,” ujar Ketua Baznas Garut, H Rd Aas Kosasih kepada Rakyat Garut, Jumat (16/4/2021).

Aas menerangkan, hasil musyawarah dalam penentuan zakat fitrah ini, saat ini sudah dilaporkan kepada Bupati Garut, H Rudy Gunawan dan Baznas Provinsi Jawa Barat untuk selanjutnya disebarkan kepada masyarakat.

“Keputusan besaran zakat fitrah ini nantinya disosialisasikan kepada panitia zakat di setiap wilayah di Kabupaten Garut,” ujarnya.

Menurut dia, besaran zakat fitrah ini hampir sama dengan Ramadan tahun sebelumnya. Hal itu karena harga beras tidak ada peningkatan yang cukup signifikan. Sehingga pihaknya tidak menaikan besaran zakat fitrah tahun ini.

“Besarannya masih sama dari tahun sebelumnya, mengingat tidak ada pergerakan atau fluktuasi harga beras di tahun ini,” ujarnya.

Aas menerangkan, saat ini besaran zakat fitrah ini sudah disosialisasikan ke tingkat bawah, baik itu melalui Kantor Kemenag Garut melalui KUA maupun ke setiap kecamatan.

“Sekarang tinggal pelaksanaan pengumpula zakat fitrahnya saja,” ujarnya.

Aas berharap, dalam pengumpulan dan penyalur zakat fitrah ini dilaksanakan jangan mendekati Idul Fitri, hal itu supaya masyarakat penerima zakat ini bisa menikmati ketika lebaran.

“Kalau pengumpulan dan penyalurannya cepat, zakat ini bisa dimanfaatkan untuk keperluan Lebaran. Jangan pada saat detik-detik Idul Fitri baru dibagikan,” katanya.

Aas juga mengingatkan kepada para panitia pengumpulan dan penyaluran zakat untuk melaporkan seluruh pengumpulan zakat fitrah di seluruh wilayah di Kabupaten Garut.

“Hasil pengumpulan dan penyaluran ini laporkan ke Baznas melalui UPZ di setiap kecamatan, supaya potensi zakat fitrah ini bisa terpantau,” paparnya. (Snt)

Pos terkait