Disdamkar Garut Lakulan Simulasi Penanganan Dini Kebakaran di PLTM Cikopo II

  • Whatsapp
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Garut, mensimulasikan penanganan dan penggunaan APAR kepada para pegawai PT. Arkora Hydro, di PLTM Cikopo II, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Selasa (29/6/21). (Foto : Dok. Disdamkar Garut)
banner 468x60

BISNISGARUT.COM,PAMULIHAN – Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Garut memberikan edukasi dan simulasi terkait penanganan dini kebakaran dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada para pegawai PT. Arkora Hydro yang berkecimpung di bidang Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Cikopo II, yang berlokasi di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Selasa (29/6/21).

Kegiatan yang dilakukan di halaman gedung perusahaan ini, diawali dengan penjelasan terkait teori api dan faktor penyebab kebakaran, kemudian petugas Disdmakar Garut mempraktekkan cara penanganan dini kebakaran dengan metode tradisional dan metode modern.

Bacaan Lainnya

“Metode tradisional dilakukan dengan alat sederhana, salah satu contohnya memadamkan api dengan handuk basah. Sedangkan, untuk metode modern menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR),” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Disdamkar Garut, Syam Sumaryana.

Kegiatan seperti ini, jelas Syam, memiliki urgensi tersendiri, karena ia menilai kebakaran bersifat membahayakan nyawa dan bersifat merugikan harta benda yang dimiliki. “Saya mengapresiasi PLTM Cikopo II karena atas terselenggaranya kegiatan ini menandakan bahwa adanya kepedulian yang tinggi mengenai keberadaan aset perusahaan yang harus benar-benar dilindungi dari bencana kebakaran,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala PLTM Cikopo II, Hendri, mengungkapkan, dengan adanya simulasi dari Disdamkar ini, diharapkan para pegawainya bisa siap mengantisipasi jika terjadi bencana kebakaran. “PLTM Cikopo II ini dimiliki oleh PT. Arkora Hydro yang bergerak di Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro dan telah beroperasi sejak tahun 2017. Dengan adanya simulasi ini saya harap para karyawan di perusahaan telah siap dalam mengantisipasi bencana kebakaran dan dapat mempraktekkan apa yang telah dilakukan oleh petugas Disdamkar saat simulasi.” pungkasnya.

Pos terkait